Sabtu, 22 Februari 2014

Karyapala Go To Papandayan

GUNUNG PAPANDAYAN 31-08-2012




Posted by: Furqon | Karyapala Adventure | 11 Maret, 2014 Jam 11:15 wib 

http://bandungkabmozaik.com/foto_berita/95Gunung-Papandayan2.JPG
Gunung Papandayan



Bismillaahirrohmaanirroohiim…
Bekasi jum’at 31 Agustus 2012 tepatnya pukul 22:00 wib saya Ahmad Furqon salah satu karyawan swasta Pt.TsTech Indonesia telah di pertemukan dengan kawan-kawan yang mengatas namakan kelomopok/komunitas mereka KARYAPALA (karyawan pencinta alam). Mereka semua kebetulan masih satu atap di tempat kerja saya namun hanya saja berbeda department, sebelumnya saya sendiri kenal mereka semua namun hanya saja cuma sekedar sehelow saja tidak begitu akrab, Di sinilah awal mula keakraban di mulai, saya yang sejak dari sekolah Mts/SMP sudah hoby camping, di masa STM sudah sempat memijakan kaki di puncak gunung tertinggi daerah jawa barat yakni gunung ciremai melalui jalur pendakian linggar jati,, kini di pertemukan dengan kawan-kawan yang memiliki hoby sama dengan saya yakni tidak lain dan tidak bukan adalah mendaki gunung,, Tidak semua orang menyukai hoby ini,karena mendaki gunung adalah termasuk ke dalam kategori olah raga extrim, dan tidak semua orang berani dan mampu mendaki gunung.

Singkat cerita.. bebrapa hari sebelum acara pendakian saya mendengar beberapa kawan-kawan di tempat kerja akan melakukan pendakian ke salah satu gunung yang berada di daerah jawa barat, ternyata gunung papandayan lah yang akan di jamahi.
Bung Saipul Alam(beler), Bung Samsudin(mi’un), Bung Diaz, Bung Saipul Anwar(betet), Bung Apri, Bung Ndaru Hangga(Emon), Bung Ridwan Bin Sukri(vanjul), Bung Maman(ghembel), merekalah yang membuat saya selalu penasaran, Rasa keingin tahuan saya yang mendorong agar ikut mendaki ke gunung papandayan bersama mereka, jujur sebelumnya sebenarnya saya sendiri sudah pernah melakukan pendakian ke gunung papandayan sewaktu masih di bangku sekolah SMK, baberapa kali saya mendengar bahwasanya mereka-mereka sering melakukan pendakian bersama, naah di sinilah timbul rasa ingin tahu saya tentang kawan-kawan semuanya ketika melakukan pendakian, solidkah mereka ketika melakukan pendakian??? Itu yang menjadi pertanyaan kecil saya.. Pada akhirnya saya putuskan ikut mendaki gunung bersama kawan-kawan karyapala, Sudah lama tidak mendaki gunung dan akhirnya hoby saya kini tersalurkan kembali, dan akan terus mendaki hingga timbul dan tumbuh rasa jenuh hingga mungkin nanti pada akhirnya menghentikan hoby gila ini.

Gunung Papandayan 2012
Berdasarkan hasil technical meeting bersama bahwasanya titik kumpul pemberangkatan di depan pasar induk cibitung pada pukul 22:00 wib.. Jum’at sore pukul 17:30 wib langsung cabut dari cikarang kawasan ejip plot 7D (pt.tstech Indonesia) menuju bekasi (tempat kediaman/rumah) #gaspool.. tiba di rumah ba’da maghrib, karena semua peralatan dan perlengkapan pendakian sudah jauh-jauh hari di persiapkan langsung saja start menuju tambun city tempat kediaman kawan saya sigit subagyo(messigit jangkrik) untuk minta tolong di antar ke pasar induk dan motor saya di titipkan di kediaman beliau, Bersua lah saya dengan kawan saya sigit sambil menunggu pukul 21:30 wib.
 
Tibalah waktunya pukul 21:30 wib,tanpa fikir panjang lebar langsung kawan saya sigit tancap gas menuju pasar induk cibitung,, tapi nanti dulu,, kalo ga salah yang bawa motor saya menuju pasar induk, di karenakan kawan saya sigit ga berani bawa motor malam hari dengan alasan matanya minus point yang sudah teramat tidak layak #hahaha.. Tepat pukul 22:00 wib tiba di depan pasr induk cibitung.. OOOpz.. terlalu dini rupanya pukul 22:00 wib tiba d tempat tujuan, karena kawan-kawan tidak ada satupun nampak batang hidungnya, maklum lah warga Indonesia,, sudah terbiasa dengan hal seperti ini, mungkin dan bahkan sudah menjadi budaya untuk urusan ngaret-mengaret,,  eeeeitz tapi ini tidak berlaku untuk kawan-kawan karyapala.. meraka semua ternyata on time brotheeer,, karena ini mungkin malam hari dan pasar induk cibitung amatlah luas maka satu dengan yang lainnya tidak saling melihat satu dengan yang lainnya, sampai pada akhirnya satu demi satu akhirnya bertemu dengan di bantu alat canggih yang saya miliki yakni HP nokia 3310 #hahahakatrooo.. Sebelum melakukan perjalanan menuju garut kita semua beler, betet, mi’un,dias, apri ,vanjul, emom, maman dan saya sendiri santai-santai dahulu, ngopi-ngopi, ngeteh, nyusu-nyusu, makan kacang sambil bersenda gurau satu dengan yang lain di warung kopi depan pasar induk cibitung, beberapa lama kemudian kami semua bergegas bersiap menuju depan Rumah Sakit Umum Kabupaten Bekasi-Cibitung tepat di samping pasar induk cibitung,

Menurut informasi yang kami dapatkan dari salah satu badan intelligent Karyapala bahwasanya mobil mini bus full AC tanpa atap baru akan berangkat menuju garut pada pukul 00:00 wib, ternyata bukan hanya kelompok kami yang akan melakukan pendakian ke daerah garut jawa barat, ada beberapa orang dan kelompok yang akan melakukan pendakian ke garut juga dan mungkin bisa jadi tujuan kami bisa sama yakni gunung papandayan,
 
Tibalah pukul 00:00 wib dan kami semua pun yang akan melakukian perjalanan menuju garut jawa barat berkemas mengangkut semua peralatan dan peralatan yang kami miliki ke dalam bus mini full AC tanpa atap, bung dias adalah orang yg di tugaskan untuk melakukan negosiasi harga ongkos menuju cisurupan garut jawa barat.. Alhasil negoisai pun selesai dengan hasil yang cukup lumayan amat sangat murah untuk jarak tempuh yang kami anggap lumayan jauh, ongkos perorang Rp 12,000 #lumayaaaan…

*Perjalanan Menuju Garut Kini Telah Di Mulai 
Mobilpun telah siap tancap gas dan sebelum kita melakukan aktifitas menuju garut jawa barat kami terlebih dahulu melakukan ritual bersama (berdo’a) agar kita semua di berikan segala kesehatan,keselamatn,kekompakan dan kemudahan di dalam melakukan pendakian kali ini #aamiin.

Breeeem,, breeeem,, breeeeem,, #suaraKnalpotBusMiniRacing.. “Gas poooooll piiiiiir” teriak salah satu penumpang,,, kami semua menikmati perjalanan kali ini,, walaupun serasa sedikit aga aneh,karena sebelumnya saya sendiri belum pernah melakukan pendkian menggunakan transportasi mobil bus mini Ac pool tanpa atap seperti ini,, #ckckck…  Menurut beberapa informasi bahwasanya perjalanan dari bekasi menuju garut memakan waktu sekitar 5 jam,kemungkinan besar waktu shubuh baru akan sampai garut tepatnya di cisurupan.

Sedikit akan saya ceritakan tentang perjalanan dari bekasi menuju garut, tidak akan kita lebih-lebihkan dan bahkan tidak akan kita kurang-kurangi. Suasana di perjalanan memang pada awalnya kurang begitu terasa namun setelah memasuki kawasan tol #emmmGUriiihGuriiihNyooooi…  ketika pak sopir menginjak pedal gas dengan kecepatan rata-rata mungkin di atas 70km/jam suasana langsung seketika berubah derastis, suasana yang tadinya hangat kini menjadi dingiiiiin, sedingin puncak gunung ciremai pada pagi hari,, angin memasuki ruang yang kami tempati dari segala arah, depan,belakang,samping kanan,samping kiri,bawah dan bahkan hingga dari atas bus mini yang kami tumpangi, makin lama suasana semakin dingin dan kami semua tidak dapat melihat suasana pemandangan di sekitar kita karena semua jendela tertutup dengan sangat rapat dan gelap gulita,, ada beberapa kawan-kawan yang sudah mulai merasakan kedinginan termasuk saya sendiri dan pada akhirnya mengeluarkan beberapa perlengkapan untuk menghangatkan badan, karena suasana teramat dingin maka timbul rasa ingin pipis yang luar biasa, yaaah mau gmn lagi karena bus mini kami non wc mau tidak mau cari alternative lain, klo tidak menunggu sampai SPBU terdekat, berhubung SPBU tidak juga di temukan, dengan sangat terpaksa untuk yang ingin pipis, yaaa pipis saja di botol aqua hahaha…!!!  jadi saya sarankan nanti apabila di antara kawan-kawan ada yang berencana mendaki ke daerah garut seperti gunung papandayan,gunung Guntur,gunung cikuray dsb menggunakan bus mini Ac pool tanpa atap maka persiapkan mental dan fisik kalian juga
perlengkapan yang memadai sperti selimut bahkan alat untuk pipis di dalam bus mini trsbt,, karena perjalan cukup memakan waktu yang lama untuk sampai ke tempat tujuan.

Suasana Di Dalam Bus Mini Tanpa Atap


Kurang lebih 5 jam sudah kita semua menghabiskan waktu di tengah perjalanan dan pada akhirnya sampailah kita semua di cisurupan, kebetulan juga waktu shubuh telah tiba, Bersiaplah kita semua untuk bergegas melaksakan sholat shubuh, namun secara bergantian di karenakan tas keril yg kita bawa harus ada yang menjaga jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan (hilang). Ternayata bukan Cuma team saya yang melakukan pendakian hari ini,namun banyak kawan-kawan lain para pencinta alam yang melakukan acara pendakian juga ke gunung papandayan padi pagi ini,mulai dari kalangan mahasiswa,pelajar bahkan pegawai kantoran juga ada,. #woowkreeeen…

Sholat shubuh pun telah kita laksanakan dan kini tiba waktunya kita semua bergegas melakukan perjalan kembali menuju pos pendaftaran gunung papandayan, jarak tempuh menuju pos pendaftaran memakan waktu kurang lebih 1 jam menggunakan kendaraan roda 4 (mobil bak pengangkut sayuran), ongkos di kenakan perorang sekitar Rp 15,000 kalau jalan kaki kemungkinan memakan waktu sekitar 5 jam lebih untuk sampai ke pos pendaftaran gunung papandayan, kalau tidak percaya..!! yaaa silahkan di coba saja sendiri #paling dengkul koplak hahaha.
 
Menuju Pos Pendaftaran (Camp Davids)
Menuju Pos Pendaftaran Menggunakan Mobil Pick-Up
Kawan-kawan dapat melihat foto di sisi kiri suasana perjalanan menuju pos pendaftaran gunung papandayan yang amat begitu indahnya, cuaca d perjalan dinginnya sama saja ketika nanti d pondok salada tempat camp kawan-kawan beristirahat #dingiiiin..
Oh ya saya lupa pada saat kami melakukan pendakian kebetulan di sebagian gunung papandayan telah terjadi kebakaran,namun tidak terlalu parah seperti yang di beritakan di media-media,, Sepertinya kurang lebih 1 jam kita melakukan perjalanan menuju pos pendaftaran gunung papandayan dan akhirnya sampai juga kita di pos pendaftaran, posnya lumayan bagus dan terawat, kalau sekarang mungkin sudah berbeda keadaan posnya, bisa lebih bagus atau bahkan lebih tidak bagus di banding beberapa tahun yang lalu.

Pos Pendaftaran Gunung Papandayan
Warna dominan pos pendaftaran nampak terlihat hijau-putih, mudah-mudahan sampai sa'at ini pos terawat dengan baik #aamiin..


Sarapan Pagi Bersama Kawan Karyapala

Kurang lebih 6 jam kita di perjalanan dan melewati beberapa proses hingga akhirnya sampai juga di pos pendaftaran gunung papandayan hingga membuat isi perut kita kosong, untuk mengatasi problema seperti ini(perut kosong) cuma satu jawannya, yakni makan sampai kenyak walaupun cuma dengan semangkok mi instan dan beberapa bakwan goreng,, agar nanti pada sa'at melakukan pendakian tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan kelaperan dsb).. Kebetulan di sekitar pos pendaftaran banyak warung yang
Nampak jelas di matamu bang zhabir(jaket hitam), sedang memikirkan apa gerangan?? awewe kah?? ataukan isi dompet?? #hadeeeh... Berbeda sekali dengan bung emon(jaket biru) tak nampak sedikitpun keraguan untuk menyantap semangkok mi instan buatan ema,,
Lapangan Parkir Camp Davids
Lapangan Camp David
Suasana Camp David
Di sinilah tempat para pendaki beristirahat dan bersiap untuk melakukan pendakian,, lapangan parkir mobil yang cukup luas dan terdapat berbagai pemandangan yang bagus hingga kami semua mau tidak mau harus ambil posisi untuk foto bersama guna dokumentasi Karyapala adventure agar kelak kawan-kawan yang kiranya nanti menyempatkan diri mendaki ke gunung papandayan ada sedikit gambaran tentang suasan dan view yang ada di sana..
Do'a Bersama
Tepat pukul 8:00 wib kita semua berkumpul bersama untuk melakukan pendakian dan seperti biasa sebelum melakukan pendakian kita semua do'a bersama agar kita semua di berikan segala kemudahan dan keselamatan pada sa'at melakukan pendakian menuju puncak gunung papandayan.
Trek Awal Pendakian
Trek Awal Pendakian Papandayan
Trek menuju Kawah Mas
Trek Di sekitar Kawah Mas

Trek awal paendakian menuju puncak gunung papandayan telah di mulai,,  kawan-kawan dapat meliahat gambar di atas, seperti inilah keada'an trek gunung papandayan di awal pendakian, di bagian sisi kiri dan kanan nampak terlihat pepohonan yang tidak terlalu menjulang tinggi dan cuaca begitu cerah dan trek aga berdebu dan berbatu.
Trek Menuju Pondok Salada
Kawan-kawan dapat lihat sendiri, begini adanya trek awal mula menuju pintu angin, pondok salada,, cukup terjal dan juga berdebu, karena pada sa'at musim panas seperti ini banyak debu bertebaran dimana-mana, untuk itu apabila kawan-kawan akan mendaki ke papandayan ada baiknya persiapkan masker ataupun penutup mulut dan hidung agar tidak menghirup debu dan asep kawah aktif gunung papandayan,,
Bang Mi'un Keram Otot
Naah berhati-hatilah dalam melangkah dan persiapkan mental dan fisik ketika akan mendaki agar tidak terjadi seperti gambar yang ada di atas, bang mi'un keram otot rupanya sehingga tidak dapat melanjutkan pendakian untuk beberapa menit, ataukah modus belaka agar tas kerilnya di bawa sama anak-anak yang lain hahaha #piss..
Pada intinya bang mi'un kelelahan, kurang istirahat, kurang makan, kurang melakukan pemanasan dsb hingga terjadi keram otot seperti ini, menurut saya hal seperti ini wajar-wajar saja, yang namanya mendaki gunung itu tidak mengenal yang namanya senior or junior, terpeleset di trek, keram otot dsb itu akan menghampiri siapa saja yang kurang melakukan persiapan fisik maupun mental..



Trek Kawah Aftif Gunung Papandayan
Di tengah perjalanan menuju gunung papandayan kita akan menemukan banyak kawah aktif yang mengeluarkan asap yang lumayan tebal, aroma asapnya pun sangat menyengat, aroma belerang begitu kuat sekali di hidung,, sekali lagi kami himbau agar jangan sampai lupa  kawan-kawan membawa masker ataupun alat penutup hidung agar tidak menghirup aroma kawah gunung papandayan.

Ada Beberapa Pepohonan Yang Tidak Cukup Tinggi
Berhenti Sejenak Untuk Mengatur Nafas
Ketika Kita lelah di tengah perjalan menuju puncak hendaklah kita semua berhenti sejenak untuk beristirahat, mengatur nafas agar kita semua mendapatkan energi kembali dan dapat melanjutkan kembali pendakian menuju puncak gunung, jangan pernah malu untuk mengatakan lelah kepada kawan-kawan sesama pendaki dan jangan egois kepada diri sendiri apalagi egois kepada orang,, cukup banyak pendaki yang gagal sampai puncak gunung karena malu mengatakan lelah dan memaksakan diri berjalan terus menerus tanpa memikirkan kondisi tubuhnya sendiri yang sebenarnya sudah lelah namun tidak beristirahat, karena malu takut di bilang lemah sama orang lain,, #stopMemaksakanDiri
 





Sungai Air Bersih Gunung Papandayan
Di tengah perjalanan menuju pos pondok salada kita akan menemukan sungai air bersih gunung papandayan, airnya cukup jernih dan bisa untuk di minum maupun untuk di masak untuk keperluan memasak kopi, mi instan dsb.. Bisa juga u7ntuk mandi ataupun cuma segedar cuci muka saja, namun perlu di perhatikan kalau bisa jangan menggunakan sabun muka, sabun mandi dsb, karena di khawatirkan akan merusak ekosistem makhluk hidup yang ada di wilayah gunung papandayan..

Trek Curam Di Tepi jalan
View Dari Pintu angin
Para Pendaki Melewati Pintu Angin Menuju Pondok Salada
Istirahat Di Pintu angin
Dan akhirnya kita semua sampai juga di pos pintu angin, kita pun semua berhenti dan bongkar semua makanan yang bisa kita makan agar perut kita tidak kosong total, membuat kopi hangat itu tentunya hal utama yang di lakukan team karyapala, lalu roti, mie instant dsb,,  Setelah kita selesai beristirahat, kita akan langsung melanjutkan perjalanan menuju pondok salada untuk mendirikan tenda agar nanti malam dapat beristirahat dengan nyenyak, perjalan dari pintu angin menuju pondok salada memakan waktu sekitar kurang lebih 15-20 menit saja 

Petunjuk Arah Menuju Pondok saladah
 
Trek Awal Menuju Pondok saladah

Trek Cukup Panas Dan Berdebu
Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwasanya trek pada musim panas di gunung papandayan sangat panas dan berdebu, dari awal pendakian dari pos pendaftaran hingga alun-alun pondok salada berdebu hingga membuat aga sulit untuk bernafas,, ingat jangan lupa untuk membawa masker dsb..

Kurang lebih 15 kita melakukan perjalanan dan akhirnya kita semua sampai juga di alun-alun pondok salada #alhamdulillaah..

 
Suasana Alun-Alun Pondok Saladah

Selesai Mendirikan Tenda
Sesampainya di alun-alun pondok saladah ternyata sudah banyak pendaki yang telah mendirikan tenda dan kita pun bergegas mencari tempat untuk mendirikan tenda agar malam nanti dapat beristirahat, sepertinya malam ini akan menjadi pengalaman pertama saya bermalam di gunung bersama kawan-kawan karyapala, menurut informasi di musim panas cuaca di malam hari gunung papandayan akan terasa amat dingin.

Ada sebagian dari kawan-kawan karyapal yang melanjutkan pendakian ke tegal alun dan hutan mati, sisanya beristirahat di tenda yang berada di alun-alun pondok saladah termasuk saya, emon dan maman.




Pasilitas Air Di Alun-Alun Pondok Saladah
Kawan-kawan jangan khawatir kalau nanti mendaki ke gunung papandayan karena di gunung papandayan banyak terdapat air ataupun sumber air yang dapat kita pergunakan untuk di minum, masak air untuk keperluan isi perut bahkan untuk berwudhu,, namun perlu di ingat setelah mengambil air di pipa-pipa saluran air hendaknya di tutup kembali agar tidak terjadi genangan air.


Malam Hari Pun Tiba
Maman Ghembel Vs Emon
Sholat Di Pondok saladah

Matahari pun kini telah tenggelam berganti dengan rembulan, cuaca mulai aga terasa dingin, sentuhan air wudhu pun menyelimuti bagian tubuh dan merasupi keheningan malam, #marisholat.. Banyak kawan-kawan sesama pendaki malam ini yang melakukan berbagai macam aktifitas, mulai dari yang membakar api unggun untuk menghangatkan diri sampai dengan bermain gitar sambil bernyanyi hingga larut malam, pada ba'da isya kawan-kawan karyapala sebagian ada yang mulai mencari kayu tambahan untuk membuat api unggun kcil untuk sekedar penghangat tubuh, dan saya ingat betul kawan saya yang bernama emon dan vanjul salah ambil kayu, yang mestinya kayu ranting kering malah kayu yang lumayan aga besar di bawa untuk membuat api unggun, dan kebetulan saja ada beberapa kawan-kawan sesama pencinta alam tepatnya dari daerah sumedang menegur sodara kami emon dan vanjul agar tidak memotong atau mengambil batang pohon untuk di jadikan api unggun karena dapat merusak alam sekitar gunung papandayan, saya rasa semua dapat mengambil hikmah dan pelajaran atas apa yang terjadi kali ini dan untuk ke depannya kita semua tidak gegabah dan sembrono dalam mngambil sikap.
Bung Diaz
Suasana Di Dalam Tenda Karyapala (vanjul,betet,beler)
Semakain malam cuaca di gunung papandayan tepatnya di alun-alun pondok salada sangat dingin mencekam, makan malam pun sudah kita lalui dan setelah itu bermain kartu sambil bersenda gurau hingga adu kentut pun di lakukan, kentut anak karyapala ternyata unik-unik brother, mulai dari yang berbunyi kciiil hingga besar dan juga berbau busuk hingga sangat busuuuk pun ada hahaha.. #suweee..

Sekitar jam 12 malam saya mendengar suara grasak-grusuk di sekitar tenda, dalam hati bertyanya," apakah ini babi hutan yang sedang berkeliaran mencari makanan??" #tetaptenang... ternyata setelah di seildiki, suara grasak-grusuk itu sodara emon dan maman yang keluar tengah malam untuk melakukan aktifitas buang hajat hahaha.. #maklumbooltepooo.. Hampir setiap habis makan si maman dan si emon selalu saja buang hajat #hadeeeeh

Cuaca semakin larut malam semakin terasa dingin, saya satu tenda bersama bung zhabir betet dan bung mi'un,, bung zhabir kasian tidak membawa sleeping bag dan akhirnya kedinginan sampai pagi dan tidak bisa tidur, saya juga pun sama walaupun menggunakan SB tetap saja kedinginan dan tidak bisa tidur dengan nyenyak, yang tidak membawa SB akhirnya mengeluarkan semua isi makanan yang ada di tas keril kawan-kawan karyapala untuk di gunakan sebagai penutub kepala dan kaki, tetap saja dingin, wong yang pake SB,sarung tangan,kupluk dan kaos kaki saja tembus apalagi yang cuma pakai kain sarung #cuacaextream.. Kasian bang zhabir n apri kedinginan sampai pagi tiba,, #nasib

Himbauan kepada kawan-kawan yang akan melakukan pendakian ke gunung papandayan hendaknya membawa perlengkapan yang standart dan lengakap dan yang terpenting safety prosedure agar tidak terjadi hal-hal yang seperti kawan kami rasakan..

Saya kesiangan bangun pagi dan tidak sempat melihat indahnya matahari terbit/sunrise.. namun tidak apalah yang penting suasana malam hari yang super dingin sudah kami lewati, kami pun bersiap-siap untuk memasak untuk makan sarapan pagi, setelah sarapan pagi kita semua bersiap membongkar tenda dan packing tas untuk kembali ke pos pendaftaran, kita semua tidak melakukan pendakian ke puncak gunung papandayan karena puncak gunung papandayan sendiri saya tidak tahu di mana berada hahaha
Karyapala Adventure #benderanya Mana??
Setelah mentari pagi mulai menyinari pagi di alun-alun pondok saladah kami pun bersiap untuk berangkat kembali ke pos pendaftaran melalui jalur pendakian awal kami mendaki, kami berfoto bersama, namun mohon ma'af bendera karyapal sepertinya lupa di bawa atau memang belum bikin hahaha.. sebagai penggantinya bendera FSPMI(Federasi Serikat Pekerja Indonesia) yang kami bawa dan kami foto #ckckck..

Alhamdulillah kita semua selamat sampai pos pendaftaran tanpa kekurangan satu apapun, setelah sampai pos pendaftaran kita pun mengurus administrasi dan bergegas untuk menuju terminal garut, kebetulan kita ke terminal garut di tawarkan mamang yang punya mobil pick_up untuk mengantar ke terminal tanpa harus turun naik angkot lagi, walaupun harga aga sedikit mahal namun oke sajalah agar tidak membuang-buang waktu di jalan, kita gabung bersama kawan-kawan pendaki dari jakarta 3 cewe 1 cowo #woow

kurang lebih 2 jam  di perjalanan dari camp davids menuju terminal garut, kami langsung bersiap mencari bus jurusan garut-bekasi, tidak menunggu lama kami langsung naik bus dan cusss menuju bekasi,, di perjalanan menuju bekasi kami duduk di bangku deretan paling belakang dan kami tidak bisa tidur karena kawan-kawan saling bersenda gurau hingga suasana menjadi begitu happy,, 

Lima jam sudah kita lewati perjalanan dari garut menuju bekasi dan tiba di tol timur bekasi sekitar pukul 8:00 wib, langsung semua turun di depan Mall BTC Bekasi Timur dan mencari sarapan malam untuk memenuhi kebutuhan pokok, tepat di samping mall BTC ada sebuah kedai bebek goreng yang guriiih guriiih enyoi, di situlah kami bersama makan malam bersama, makan malam pun selesai kita semua berpencar untuk kembali ke rumah masing-masing, saya sendiri langsung menuju kediaman sohib saya di tambun untuk ambil motor lalu langsung balik ke rumah,, 

Sekian Cerita Pengalaman Go to Papandayan With Karyapala kali ini semoga bermanfa'at bagi kita semua dan semoga dapat kita ambil hikmah dan pelajaran dari cerita ini. Mohon ma'af sebelumnya bagi kawan-kawan karyapala yang merasa foto-fotonya tidak di masukan di blog ini, karena keterbatasan data yang saya miliki, kalau ada kawan-kawan yang memiliki foto-foto waktu di papandayan tolong kirim ke admin karyapala agar dapat kami upload,, 

Wassalam.. #salam_rimba_karyapala
Bersambung ke trip berikutnya Gunung Ciremai Jawa Barat

4 komentar:

Unknown mengatakan...

Ceritanya Seru,jadi inget dengan teman2 saya saat naik Gunung juga,,,,
Kapan2 Boleh Gabung ga neh,kebetulan saya juga Karyawan di wilayah Delta Silicon Cikarang
Runah di Tambun

Unknown mengatakan...

Ceritanya Seru,jadi inget dengan teman2 saya saat naik Gunung juga,,,,
Kapan2 Boleh Gabung ga neh,kebetulan saya juga Karyawan di wilayah Delta Silicon Cikarang
Runah di Tambun

IMORALLY.com mengatakan...

Menyewakan angkutan Petualang dengan Armada Travelo ,10 Penumpang harga bersahabat , Trayek Rutin sabtu -Minggu Lenteng Agung -Cibodas ,
Booking 2 hari sabtu minggu 1jt ,diluar Tol ,info 0817162552

IMORALLY.com mengatakan...

Menyewakan angkutan Petualang dengan Armada Travelo ,10 Penumpang harga bersahabat , Trayek Rutin sabtu -Minggu Lenteng Agung -Cibodas ,
Booking 2 hari sabtu minggu 1jt ,diluar Tol ,info 0817162552

Posting Komentar